IMPLEMENTASI TRI HITA KARANA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

  
        

            Perkembangan zaman saat ini telah memberikan berbagai dampak yang sangat berpengaruh bagi kehidupan umat manusia di dunia. Keadaan sekarang biasa orang menyebutnya dengan era globalisasi dimana era tersebut ditandai dengan pesatnya informasi dari satu tempat ke tempat yang lain selain informasi juga ada yang di sebut dengan perkembangan teknologi mulai dari robot, transportasi, dan benda benda lainnya yang diciptakan untuk mempermudah segala urusan manusia yang tentu saja berdampak pada keseimbangan alam dan umat manusia itu sendiri. dari sisi teknologi mempertimbangkan bahan dasar yang di gunakan untuk membuat sutau teknologi yaitu dengan cara mengeruk isi alam di suatu daerah. seperti batre lithium yang menggunakan bahan dasar nikel, besi, timah, tembaga, dan bahan bahan lainnya yang di dapatkan dari hasil alam yang tentu saja lama kelamaan membuat alam menjadi rusak. sedangkan dari sisi manusianya berdampak pada tergantinya peranan manusia oleh robot robot sebagai pekerja seperti di jalan tol misalnya tidak lagi menggunakan orang sebagai oprator dalam melakukan transaski pembayaran. 


               Tri Hita Karana berasal dari kata “tri” yang berarti tiga, “hita” yang berarti kebahagiaan dan “karana” yang berarti penyebab. Dengan demikian Tri Hita Karana berarti "tiga penyebab terciptanya kebahagiaan". Terciptanya kebahagiaan didalam suatu lingkungan di tentukan oleh keselarasan hubungan manusia dengan tiga aspek penting yaitu prahyangan hubungan manusia dengan tuhan , pawongan hubungan manusia dengan manusia , palemahan hubungan manusia dengan alam. Jika ketiga aspek di atas dijalankan dengan baik maka lingkungan tersebut akan mendatangkan kebahagiaan. Ciri dari pada lingkungan yang telah melaksanakan THK adalah lingkungan yang bersih dan kultur budaya toleransi yang tinggi menyebabkan sebuah lingkungan menjadi hidup rukun dan harmonis.

            Sebagai mahluk social mengaplikasikan tri hita karana dalam kehidupan adalah tanggung jawab seluruh umat manusia, karena hanya manusialah yang memiliki pikiran dan dengan pikiriannya dapat melaksanakan ajaran ajaran tentang kebenaran yang termuat dalam kitab suci veda. Dalam ajaran Hindu pengaplikasian THK tidak hanya pada sekala namun juga secara niskala yang terdapat dalam ajaran agama Hindu dan merupakan bagian bagian dari panca yadnyaPrahyangan dilaksanakan dalam bentuk ( dewa yadnya ), pawongan dilaksanakannya ( manusa yadnya ) palemahan dilaksanakannya ( Bhuta Yadnya ). Adapun kegiatan lain yang dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari hari yaitu dengan cara merawat lingkungan agar tetap bersih, memberikan hak hidup pada tanaman, hewan dll merupakan bentuk aplikasi dari palemahan yaitu bentuk dari hubungan manusia dengan alam. kemudian bersikap saling menghormati satu sama lain. saling membantu antar sesama, menghargai berbagai perbedaan yang ada seperti perbedaan kekayaan, keyakinan dan pemahaman. Hal yang paling utama dalam menjalin hubungan antar sesama manusia adalah dengan memanusiakan manusia atau dengan kata lain memperlakukan manusia selayaknya manusia yaitu dengan cara memberikan pencerahan tentang ajaran cinta kasih dan ajaran tentang kebenaran berdasarkan pemahaman yang dimiliki kepada orang lain merupakan bentuk aplilkasi dari pawongan. Kemudian yang terakhir adalah prahyangan hubungan manusia terhadap Tuhan dalam hal ini aplikasinya cukup simple, yaitu dengan cara menyempatkan diri untuk melakukan persembahyangan secara mandiri, melakukan puja dan puji kehadapan Ida Hyang Widhi dan atau melakukan persembahyangan secara kelompok serta mengambil peran tertentu pada hari raya besar keagamaan .


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perspektif Dewa Dewi Sebagai Tuhan Dalam Agama Hindu

Perkenalan Diri